Mengalun sendu rintik hujan
yang egois,tak selalu menentramkan,
Cahaya tenang Kota yang gemerlapan
tak ada bintang dan langit hanya basah
dikulitku yang licin.
Udara terasa seperti permukaan
piring keramik yang dingin
Sayup ku dengar
gemerincing Lonceng Handphone.
Kau
tak biarkan sedihku menjadi tangis,
Kau
tak biar tawaku jadi lupa,
Kau
tak pernah pasangkan pasung di kakiku agar
aku
bisa berjalan lalu berlari,
Kau
tak pernah ikatkan rantai di tanganku,
Agar aku bisa genggam dunia,
Meraih HARAPAN
Apa maumu ?
Apa inginmu ?
Kau seolah tak tau,hanya engkau
yang kutuju dan kan kunantikan
hatimu mengiyakan ku,
Kumau kau tau tiap tetes tatap mu
iringi tanyaku kapan kau jadi miliku.
.SopoJenengee.
.26-01-2013.











