Tuesday, April 9, 2013

Sukses itu satu kata banyak Arti.

Terenyuh setiap pagi saat terbangun, melihat di sekeliling melakukan aktifitas dengan penuh semangat,
sementara aku masih bingung dengan apa yg akan terjadi di hari ini,
namun semangat tak pernah luntur,
entah mengapa aku bisa melupakan segalanya hanya demi hal-hal yg mereka anggap tidak telalu penting,
mereka berteriak pemikiran konyol anak muda yang beberapa kali keluar dari perusahaan,tempat mengajar dan aku hanya bisa terseyum lebar tanpa rasa penyesalan,
terlalu naif mengatur langkah ini,
memang hidup ini pilihan dan semua orang selalu ingin suatu perubahan yang signifikan,
sederhana saja keinginan ini,
aku tak pernah meminta hal yg lebih dari yang aku bayangkan,
mungkin ketakutan datang jika menjadi manusia yang lupa diri,
tapi untuk menjadi lebih baik itu suatu motivasi ku di hidup ini.
Kuliah itu tak melulu tentang ilmu nya, bukan juga melulu dikampus, bukan juga sekedar lulus atau tamat tapi perjalannanya dan apa saja yg sudah dilakukan.
Aku selalu dengar seperti ini :
-ayo lulus cepat ip bagus,biar nanti kerja di kantor mewah dan gak keringetan lagi :)
-buruan kelar kuliahnya itu ada bukaan PNS nanti enak hidupnya dapet pensiunan dan tunjangan,
-kalau kamu kelar kuliahnya nanti di modalin buat jadi pengusaha/kontraktor
-kalau selesai kuliah nanti kerja di xxxxxxxx itu pimpinannya teman bapak
-nanti kamu lulus gantikan posisi bapak di perusahaan kita
bibir terlalu gampang buat mengucap, tapi apa setiap manusia berkeinginan
seperti itu ??
Karna hidup itu pilihan bukan dipaksakan.
850.000 SARJANA di negara ini pengangguran yg IP nya 4,0 pun pengangguran,
entah mengapa pandangan di negara ini dilihat dari Ijazah gelar dan gelar padahal beli pun alangkah gampangnya.
Kemampuan seseorang pun berbeda-beda,lucu kan lihat SH,ST kerja di Dinas Olahraga,
aku tak menyalahkan orang tua yang selalu ngotot untuk ini dan itu dengan maksut agar anaknya sukses jadi orang katanya.
Andai saja di negara ini selalu melihat minat,bakat dan kemampuan bukan ijazah.
aku tak juga menutup telinga mendengar cibiran kalian,
aku sudah merasakan mencari uang sendiri sejak duduk dibangku sekolah,
beberapa kali di perusahaan lalu pindah ke yang lain, mengajar disana sini sewaktu kuliah dan yg kurasakan tidak terlalu bahagia pendapatanku dengan waktu yeang mereka sita di hidup aku.
ternyata kebebasan itu lebih indah.
- tak ingin mereka tidak membayar hidup ku :))
- tak pernah bangga dengan gelar namun tak berguna bagi manusia yang lainnya :)



*Kangjeng Senapati Rizki Tito Nugroho Angkoromurko Nanjhadiningrat Dipoerdjo Dipeleksono*