Wednesday, June 26, 2013

Episode Twilight Specials

Aku kembali lagi ke tempat ini. Sebentar, kuhitung dulu. Satu, dua, tiga, empat,lima,…. 
Ya, lima tahun. lima tahun lamanya aku baru merasakan lagi tempat ini kembali.
sebetulnya aku sering kesini namun sendiri dan 
hanya untuk menyenangkan hati saat bosan datang,
namun yang istimewa merasakan senja di tempat ini dgn seseorang yg saat ini aku anggap special.
hanya sebuah pemandangan ke arah laut dari dataran tinggi pinggir jalan di tepian kota, 
aku nikmati dari tempat favoritku, deretan pagar yg disamping jalan besar dan kecil.
tidak banyak juga yang berubah dari tempat ini, 
kecuali akan sepi datang sendiri menikmati senja sedia kala.
aku tak memilih bersantai di sebuah kafe atau bar.
atau seperti halnya mereka tidak peduli dengan pemandangan ini. 
tak dingin dan membosankan, sepertinya itu pikir mereka. Tapi tidak dengan pikirku.


Ada yg lalu lalang, ada juga yg seperti kami memandangi lautan yg terkadang biru,
terkadang hijau terkadang tertutup awan namun selalu terlihat rupawan
sekarang aku memandangi disamping bangku kemudinya, 
sesaat melihat keluar lalu memandangi wajahnya yg kadang tersipu malu.
aku ndak satu – satunya di sini dan tempat ini sederhana,
dekat dari kata indah dan menarik,
aku ndak mau berpura – pura menjadi hal lain yang belum tentu aku dapat melihatnya lagi.
Because I’m sure, certainly sure, I am special. And the special belongs to special one too.

Monday, June 24, 2013

FANATISME oh FANATISME

Siapa kalian ?
untuk apa kalian berbuat itu?
seberapa pentingkah itu? *tanyaku*

Apa bedanya dengan premanisme,
mirip pemberontak tanpa otak
atau gerombolan tak beraturan ? *tanyaku lagi*

Disangka kuat kah?
atau jadi manusia paling hebat?
mungkinkah kalian gerombolan si berat dalam cerita kartun?
*masih tanyaku*

Seberapa fanatik kalian?
seberapa logika kalian?
apa yang kalian cari? jatidiri kah?
atau publikasi pencitraan? *tanyaku dalam*

Maniskah cerita dengan darah?
perlukah tetap adanya korban?
korban yg berbeda visi dengan kalian? *tanyaku miris*

Cinta kah kalian dengan raga mu?
apakah jalan kalian mati sahit salah tujuan?
pahitkah jika terjadi dengan kalian sendiri? *tanyaku sinis*

Perlu hati nurani bahwa kemenangan tanpa moral-etika
bukanlah merupakan kemenangan sejati !!

Saya juga pecinta sepakbola seperti kalian juga,
Fanatik,gila,berlebihan terkadang saya juga lupa daratan
tapi tidak untuk anarkisan !!

Psywar di dunia maya sebelum pertandingan
atau saat dilapangan antar pendukung itu Manis
tanpa harus bertindak anarkis.

Beberapa hal terburuk adalah salah sasaran
yang tak bersalah menjadi korban kebiadapan
keren kah? bertambah besarkah dada ? *tanya siapa*

Kita tahu fenomena anarkisme penonton sepak bola,
dimana sepakbola dijadikan pelampiasan dari
segenap beban dan tekanan yang dialami massa.
Tekanan itu kemudian terakumulasi secara tidak sadar,
dan kemudian “meledak” secara kolektif ketika ada peletupnya
yaitu ajang pertandingan olahraga, khususnya cabang sepakbola.

Apa nama kelompok suporter mu? 
apa arti dari nama tersebut?
coba tanya coba tanya apa ?
apa IDEOLOGI kalian?? apa??

Yang membuat sedih lagi
mengapa berpatokan gaya suporter luar yg liar
tidak KREATIF kah ?
yups..
lahir dari Italia kah ? atau dari inggris kah ?
Apakah tak ada nama dari tanah kita sendiri ????? 
apakah lahir ditanah mereka?
apakah nenek,ayah kita dari benua sana??(entah apa namanya)
oooh mungkin kita kurang sangar !!! *TANYA HATI*


Maaf jika menyinggung...
mari bagi yg tergugah hatinya..

upatan sudah cukup, tidak perlu prilaku..

Saturday, June 22, 2013

But..Contraction

Saat ini dingin mulai menerpa
suara azan sudah menggema
dalam kabut dan dingin meraba
ada yg seolah ndak perduli.

Daun-daun berpegangan
warna hijau sedikit kemudaan 
tak beda seperti pertama jatuh cinta
saat pipi di kulit hitam terlihat sedikit merah merona
saat kecupan pertama tiba
mungkin luput.

Maaf,,,
ndak bisa ku tulis banyak
tintaku sudah habis
tadi malam kugores langit
dengan namamu
mendoakannya sampai bintang berjatuhan
namun enggan. 

Why

Matamu
Jemarimu
Senyummu
Sederhana kah itu ? akupun bisu !!

Kasihmu ndak lebih dari sepenggal Pagi
atau mentari yang selalu membangunkan.

Kau singkap kelambu hatiku
kau tuang anggur dalam wadahku
mungkin tiga belas centi meter dari dasarnya
tapi aku ndak ingin mabuk

Kurasa semua ndak selebih dari seberkas cahaya
yang menemani Malam.


Maaf Terlalu Sederhana

Untaian kata yg diselipkan mungkin sekedar dari kata Sederhana,
ya sederhana kata yg penuh makna di kehidupan termasuk urusan ...... (mungkin)
tapi lebih ke realita kehidupan juga yg di jalanin,
kamu aku dia atau mereka mengucap kata sederhana tapi pemahaman 
ndak pernah akan sama.

Mungkin saat kecil atau saat kita tumbuh dan mulai bisa berfikir,memainkan logika
mana salah mana baik, orang tua kita selalu berbicara jangan pernah Jumawa 
dan tetap menjadi orang yg sederhana (kita??gue aja kali) :)

Mungkin dari sederhana versi saya, Sederhana itu Jalanin kehidupan dengan 
apa adanya dan ndak mengada ada,kalo punya atau bisa please jangan Jumawa,
kebetulan dilahirkan dikeluarga yg lebih menganut sistem kebudayaan Jawa 
walaupun gak pernah menutup untuk mengikuti kebudayaan Minang dari nyokap
tapi ternyata nyokap fine-fine aja dgn kebudayaan yg ditanamkan bokap.

Sederhana dalam kehidupan saya itu wajib hukumnya, 
lahir dari keluarga perantauan yg jauh dari tanah leluhur dan minim keluarga sedarah
ditanah bumi ruwa jurai ini,mungkin yg lebih menjadikan kesederhanaan itu terasa,
terkadang terfikir gimana kalau dulu gak selalu di elingke buat Sederhana
mungkin gak seperti sekarang yg selalu bersyukur dan ndak lupa diri.

Hidup dalam kesederhanaan ya bisa dilihat dari apa yg digunain,dipakai dlm keseharian
pernah kan liat motor yg katanya gak seberapa dan terkadang jadi bahan tertawaan itu?
yah biarpun gak jelas aneh dan sebagainya, 
ya itulah yg mampu dipunyai sekarang dari tahun 2003 ya kalau soal nilai harganya bagi 
kaum borju yaa kecil banget lah nilainya, 
tapi bagi saya gak terhingga banget ya nilainya tuh my motorcycle,
Belum lagi liat Gadget,sepatu Basket atau fashion style yg dipakai lingkungan sekitar yah 
terkadang pengen sama seperti mereka tapi balik ke urusan kemampuan finansial, 
kalau dipaksakan pun bisa tapi besok kebutuhan utama malah yg ndak bisa terpenuhi.

Nyokap Bokap selalu ingetin jadi diri sendiri sesuai apa yg kamu punya, 
ndak usah malu,ndak usah gengsi atau gede piil.
malu tuh kalo ngambil bukan hak nya atau bukan kepunyaan nya :)

Sederhana pun menurut saya suatu sikap yaitu Bersahaja, ya itu ndak mengada-ada
kalo bahasnya : hidup lo jangan palsu mennn...
mungkin kaum minoritas yg menganggap saya angkuh Dsb "salah besar"
ya ndak mungkin juga saya nyapa kalian satu persatu padahal ndak kenal 
atau mungkin sudah kenal tapi akunya yg lupa :) .


Jujur dibilang Idealisme - Apa adanya dikata Sombong
this is me !!!