Siapa kalian ?
untuk apa kalian berbuat itu?
seberapa pentingkah itu? *tanyaku*
Apa bedanya dengan premanisme,
mirip pemberontak tanpa otak
atau gerombolan tak beraturan ? *tanyaku lagi*
Disangka kuat kah?
atau jadi manusia paling hebat?
mungkinkah kalian gerombolan si berat dalam cerita kartun?
*masih tanyaku*
Seberapa fanatik kalian?
seberapa logika kalian?
apa yang kalian cari? jatidiri kah?
atau publikasi pencitraan? *tanyaku dalam*
Maniskah cerita dengan darah?
perlukah tetap adanya korban?
korban yg berbeda visi dengan kalian? *tanyaku miris*
Cinta kah kalian dengan raga mu?
apakah jalan kalian mati sahit salah tujuan?
pahitkah jika terjadi dengan kalian sendiri? *tanyaku sinis*
Perlu hati nurani bahwa kemenangan tanpa moral-etika
bukanlah merupakan kemenangan sejati !!
Saya juga pecinta sepakbola seperti kalian juga,
Fanatik,gila,berlebihan terkadang saya juga lupa daratan
tapi tidak untuk anarkisan !!
Psywar di dunia maya sebelum pertandingan
atau saat dilapangan antar pendukung itu Manis
tanpa harus bertindak anarkis.
Beberapa hal terburuk adalah salah sasaran
yang tak bersalah menjadi korban kebiadapan
keren kah? bertambah besarkah dada ? *tanya siapa*
Kita tahu fenomena anarkisme penonton sepak bola,
dimana sepakbola dijadikan pelampiasan dari
segenap beban dan tekanan yang dialami massa.
Tekanan itu kemudian terakumulasi secara tidak sadar,
dan kemudian “meledak” secara kolektif ketika ada peletupnya
yaitu ajang pertandingan olahraga, khususnya cabang sepakbola.
Apa nama kelompok suporter mu?
apa arti dari nama tersebut?
coba tanya coba tanya apa ?
apa IDEOLOGI kalian?? apa??
Yang membuat sedih lagi
mengapa berpatokan gaya suporter luar yg liar
tidak KREATIF kah ?
yups..
lahir dari Italia kah ? atau dari inggris kah ?
untuk apa kalian berbuat itu?
seberapa pentingkah itu? *tanyaku*
Apa bedanya dengan premanisme,
mirip pemberontak tanpa otak
atau gerombolan tak beraturan ? *tanyaku lagi*
Disangka kuat kah?
atau jadi manusia paling hebat?
mungkinkah kalian gerombolan si berat dalam cerita kartun?
*masih tanyaku*
Seberapa fanatik kalian?
seberapa logika kalian?
apa yang kalian cari? jatidiri kah?
atau publikasi pencitraan? *tanyaku dalam*
Maniskah cerita dengan darah?
perlukah tetap adanya korban?
korban yg berbeda visi dengan kalian? *tanyaku miris*
Cinta kah kalian dengan raga mu?
apakah jalan kalian mati sahit salah tujuan?
pahitkah jika terjadi dengan kalian sendiri? *tanyaku sinis*
Perlu hati nurani bahwa kemenangan tanpa moral-etika
bukanlah merupakan kemenangan sejati !!
Saya juga pecinta sepakbola seperti kalian juga,
Fanatik,gila,berlebihan terkadang saya juga lupa daratan
tapi tidak untuk anarkisan !!
Psywar di dunia maya sebelum pertandingan
atau saat dilapangan antar pendukung itu Manis
tanpa harus bertindak anarkis.
Beberapa hal terburuk adalah salah sasaran
yang tak bersalah menjadi korban kebiadapan
keren kah? bertambah besarkah dada ? *tanya siapa*
Kita tahu fenomena anarkisme penonton sepak bola,
dimana sepakbola dijadikan pelampiasan dari
segenap beban dan tekanan yang dialami massa.
Tekanan itu kemudian terakumulasi secara tidak sadar,
dan kemudian “meledak” secara kolektif ketika ada peletupnya
yaitu ajang pertandingan olahraga, khususnya cabang sepakbola.
Apa nama kelompok suporter mu?
apa arti dari nama tersebut?
coba tanya coba tanya apa ?
apa IDEOLOGI kalian?? apa??
Yang membuat sedih lagi
mengapa berpatokan gaya suporter luar yg liar
tidak KREATIF kah ?
yups..
lahir dari Italia kah ? atau dari inggris kah ?
Apakah tak ada nama dari tanah kita sendiri ?????
apakah lahir ditanah mereka?
apakah nenek,ayah kita dari benua sana??(entah apa namanya)
oooh mungkin kita kurang sangar !!! *TANYA HATI*
Maaf jika menyinggung...
mari bagi yg tergugah hatinya..
upatan sudah cukup, tidak perlu prilaku..

