Runtuh dan runtuh, layaknya duduk dengan gelembung busa
aku seperti semburan gelembung
selalu Egois dan buta, keras dan tak bersuara
pikiran saya hanya berbaring
tak pernah terfikirkan untuk sendiri
tapi juga tak ingin membodohi saya sendiri
menanti message,menunggu telepon
dan sekarang aku acuh tak acuh terhadap semuanya
namun saya menunggu entah sampai kapan mungkin sampai kelelahan hati ini
Katakan padaku mengapa, bisa ceritakan mengapa
pertanyaan yang hanya mengulang dikepala ini
Memaafkan itu sederhana
mungkin yang susah itu menerima dan melupakan kesalahannya
Aku ingin berlabuh untuk mengambil masa lalu yang gaduh
dan membuangnya ke laut yang jauh !!!
aku seperti semburan gelembung
selalu Egois dan buta, keras dan tak bersuara
pikiran saya hanya berbaring
tak pernah terfikirkan untuk sendiri
tapi juga tak ingin membodohi saya sendiri
menanti message,menunggu telepon
dan sekarang aku acuh tak acuh terhadap semuanya
namun saya menunggu entah sampai kapan mungkin sampai kelelahan hati ini
Katakan padaku mengapa, bisa ceritakan mengapa
pertanyaan yang hanya mengulang dikepala ini
Memaafkan itu sederhana
mungkin yang susah itu menerima dan melupakan kesalahannya
Aku ingin berlabuh untuk mengambil masa lalu yang gaduh
dan membuangnya ke laut yang jauh !!!

No comments:
Post a Comment