Friday, January 18, 2013

There is only me

Runtuh dan runtuh, layaknya duduk dengan gelembung busa
aku seperti semburan gelembung 
selalu Egois dan buta, keras dan tak bersuara 
pikiran saya hanya berbaring 
tak pernah terfikirkan untuk sendiri
tapi juga tak ingin membodohi saya sendiri 

menanti message,menunggu telepon
dan sekarang aku acuh tak acuh terhadap semuanya 

namun saya menunggu entah sampai kapan mungkin sampai kelelahan hati ini

Katakan padaku mengapa, bisa ceritakan mengapa

pertanyaan yang hanya mengulang dikepala ini 

Memaafkan itu sederhana 
mungkin yang susah itu menerima dan melupakan kesalahannya 

Aku ingin berlabuh untuk mengambil masa lalu yang gaduh 
dan membuangnya ke laut yang jauh !!!



Untukmu

Kata maaf pun tak bisa merubah segalanya yang telah terjadi
kini seperti melambaikan handuk berwarna putih
pada pertarungan tinju dan tak ada lagi harapan
untuk melanjutkan karna semua sudah usai.

Kini lagi dan lagi harapan tinggal kenangan,
nanti malam kan ku jerat rembulan
lalu kusimpan dalam sunyi hingga esok hari
lelah berpura pura bersandiwara 
esok pagi kan seperti hari ini menyisakan duri, menyisakan perih
menyisakan sunyi...aaa...


Dalam sepi tiada kini hangatnya senyumanmu
ku coba bertahan dengan resah
dalam gelap tiada kini cahaya terangi langkahku
mungkin kan ku coba berjalan tanpa mata
semoga tanpa mata aku masih bisa melihat senyummu.