Tuesday, January 15, 2013

Mentari Jengah

Saat pagi datang dengan Mentari
dan aku menggeliat dalam lelah. Mengumpulkan sisa-sisa kekuatan yang terserak.
Berharap menemukan kembali jiwa yang tersesat dalam mimpi tadi malam
mimpi yang buram,kelam,menggeliat,samar tak pernah bisa aku kendalikan.
Entah pagi nya yang suram, atau suasana hatinya yang muram.
Seperti biasanya, hanya secangkir kopi hangat yang dibutuhkannya. Hanya aroma kopi itu yang bisa membuatku bersemangat, 
karna kamu yang kuharapkan pun tak pernah hadir di setiap pagi indahku atau pagi suramku,
Dalam hening, aku menggenggam erat cangkir,layaknya menggenggam harapan yang hampir pudar.
Dalam bingung kadang aku ingin meneguk cairan pahit yang rasanya menjadi asin karena butiran yang tumpah dari mata. Begitu pahit mungkin rasanya,
Saat mentari mulai menghangat, aku enggan menyapa dunia, hanya ingin berteman kegelapan dalam kamar ditambah secangkir kopi dan aku Twitterku yang tidak seberapa ini. 
Sugeng enjing, mugi2 rencang2 sedhoyo tansah pinaringan sehat waras slamet.. aminn
@SopoJenengee 15-10-2013


No comments:

Post a Comment